info@charisacademy.id    +62 811-8882-7272  Jl. Sinabung No 3 Kby. Baru, Jak-Sel |  Affiliated with Rockbridge Academy, USA

Membangun Kebiasaan Membaca pada Anak SD

Membangun Kebiasaan Membaca pada Anak SD di Era Gadget | Charis Academy

Membangun Kebiasaan Membaca pada Anak SD

Kita hidup di zaman di mana perhatian anak-anak terus-menerus ditarik oleh layar gadget yang menyala. Bagi orang tua dengan anak usia Sekolah Dasar (Elementary), ini menciptakan tantangan besar: bagaimana menumbuhkan cinta pada buku di tengah kompetisi dengan YouTube dan video game? Padahal, kemampuan literasi yang kuat adalah fondasi bagi hampir semua pembelajaran akademis di masa depan. Membangun kebiasaan membaca pada anak SD bukan lagi sekadar kegiatan pengisi waktu luang, melainkan sebuah misi penting untuk memastikan keberhasilan akademis dan perkembangan kognitif mereka. Di Charis Academy, program elementary kami menempatkan literasi sebagai prioritas utama, dan kami ingin bermitra dengan orang tua untuk mewujudkannya di rumah.

Artikel ini menawarkan strategi praktis bagi orang tua untuk menjadikan membaca sebagai aktivitas yang menyenangkan dan rutin bagi anak usia SD.

Mengapa Membaca Masih Sangat Penting?

Meskipun informasi mudah didapat di internet, membaca buku (fisik maupun digital) memberikan manfaat yang tidak bisa digantikan oleh video pendek:

  • Fokus dan Konsentrasi: Membaca buku membutuhkan perhatian yang berkelanjutan, melatih otak anak untuk fokus dalam jangka waktu yang lebih lama—keterampilan yang makin langka di era digital.
  • Pengembangan Imajinasi: Berbeda dengan video yang menyajikan visual jadi, membaca memaksa anak untuk memvisualisasikan cerita di kepala mereka sendiri.
  • Perluasan Kosakata dan Empati: Buku sering menggunakan bahasa yang lebih kaya daripada percakapan sehari-hari dan memungkinkan anak melihat dunia dari perspektif karakter yang berbeda.

Strategi Membangun Kebiasaan Membaca di Rumah

1. Jadilah Teladan (Role Model)

Anak-anak meniru apa yang mereka lihat, bukan hanya apa yang mereka dengar. Jika mereka tidak pernah melihat orang tuanya membaca buku, akan sulit meyakinkan mereka bahwa membaca itu penting. Luangkan waktu setidaknya 15-20 menit sehari di mana Anda sendiri membaca buku atau koran, bukan scrolling media sosial.

2. Biarkan Mereka Memilih (Otonomi)

Salah satu cara tercepat mematikan minat baca adalah memaksa anak membaca buku yang menurut Anda “bagus” tapi membosankan bagi mereka. Kunci dalam membangun kebiasaan membaca pada anak SD adalah kesenangan. Biarkan mereka memilih komik, novel petualangan, atau buku tentang dinosaurus. Yang penting mereka membaca dulu; kualitas bacaan bisa ditingkatkan seiring waktu.

3. Ciptakan Rutinitas “Waktu Membaca Keluarga”

Tetapkan waktu khusus tanpa gadget—misalnya sebelum tidur—di mana seluruh keluarga membaca. Untuk anak SD kelas awal yang masih belajar membaca lancar, Anda bisa bergantian membacakan cerita dengan suara keras (read aloud).

4. Hubungkan Buku dengan Dunia Nyata

Jika anak Anda baru saja membaca buku tentang luar angkasa, ajak mereka ke planetarium. Jika mereka membaca cerita tentang detektif, buat permainan mencari jejak di rumah. Menghubungkan bacaan dengan aktivitas nyata membuat pengalaman membaca menjadi lebih hidup.

Dukungan Perpustakaan Charis Academy

Di jenjang Elementary Charis Academy, kami mendukung ini dengan menyediakan perpustakaan yang kaya dan menarik, serta program literasi yang terintegrasi dalam kurikulum. Kami mendorong siswa untuk meminjam buku dan mendiskusikannya di kelas.

Kesimpulan: Hadiah Seumur Hidup

Menanamkan cinta membaca adalah salah satu hadiah terbaik yang bisa Anda berikan kepada anak Anda. Ini adalah keterampilan yang akan mereka gunakan seumur hidup, jauh setelah mereka lulus dari Charis Academy.

Mari bekerja sama menumbuhkan generasi literat. Pelajari lebih lanjut tentang program akademik tingkat SD kami di halaman Tentang Kami.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Share This

Copy Link to Clipboard

Copy